Sabtu, 09 April 2016

Pria dipersimpangan, bersama rintik hujan di sore hari

Aku akan melihatmu.. Kita akan bertemu seteah sekian lama waktu menculikmu begitu lama.. Bahkan membuatmu tersesat dan lupa untuk ‘pulang’..
Aku, akan bertemu, denganmu, hari ini..
Apa kabar kamu gadis paling cantik di dunia..
Yaaah,, setidaknya itu yang terjadi di duniaku.. Kamu, duniaku..
Kamu yang diam-diam telah menjadi milikku.. Lagi-lagi hanya di duniaku..
Apa kamu bahagia? Apa aku bisa tersenyum saat menatap matamu yang berbinar untuk orang lain?
Apa dia mencintaimu melebihi ku? Yeah setidaknya dia bukan pengecut seperti teman kesayanganmu ini..

Kamu berkeliaran disekitarku selalu.. Melakukan tingkah bodoh dan memproklamirkan kepemilikanku atasmu persis seperti pahlawan perjuangan.. haha.. Lantas kamu tertawa?? Jantungku berhenti berdetak saat itu.. Lelucon konyolmu yang harusnya terabaikan,, malah berdengung begitu keras dihatiku.. Ada sedikit harapan kecil yang meletup-letup tak bisa kuhentikan..
Tapi sekali lagi,, aku hanya pengecut bodoh..

Pernah sekali kamu hamper menangis karena kebodohanku.. ingat??
Entahlah,, mungkin kamu marah karena waktu itu aku tidak menemanimu seperti biasa yang selalu kulakukan.. Atau kamu marah karena melihatku ketiduran di perpustakaan sementara kamu menungguku menghampirimu seperti biasa.. Atau mungkin kamu marah karena melihat gadis lain yang duduk di sebelahku memperhatikanku tertidur pulas?
Kamu cemburu? Aku meyakini kamu cemburu.. Karena itulah yang kuharapkan terjadi di duniaku.. lagi-lagi hanya di duniaku..
Waktu itu aku kebingungan melihatmu marah-marah.. Matamu merah hamper menangis meluapkan kemarahanmu padaku yang entah tidak kumengerti.. Dasar bocah cengeng.. Aku ingin memelukmu,, membungkam amarahmu dan membenamkannya dalam pelukan temanmu ini..
Tapi aku hanya diam mematung melihatmu.. Ingat?? Aku hanya pengecut.. Dan kamu mengacuhkanku berhari-hari.. membuatku gila..

Sekarang kamu sudah bisa sendiri tanpaku yah??
Sudah dewasa rupanya.. Sudah bisa diambil orang..

Apa pernah ada sedikit saja aku di hatimu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar