Jumat, 13 Mei 2016

Apa kau dengar suara itu??

Hai,, kamu yang mematahkan hatiku..
Hai kamu yang buatku menunggu konyol..
Hai kamu yang sibuk dengan duniamu saat kubutuhkan..
Hai kamu yang tidak ada disana di antara semua kesulitan yang tadinya hanya ingin kubagi denganmu..
Hai kamu yang akhirnya melepaskanku..
Hai kamu yang slalu ingin ku tahu keberadaannya..
Hai kamu yang mengecewakan berkali-kali..
Hai kamu yang menyerah terhadapku..
Terima kasih untuk waktunya selama ini..
Sekarang aku sudah tau apa yang akan kukatakan bila ada yang mendekat..
Kamu yang melepaskan, is it right?
"hei apa kau dengar suara barusan?? Hatiku baru saja patah"

Kamis, 12 Mei 2016

Ada kamu disela rintik hujan yang turun..

Aku suka hujan..
Berapa kali kukatakan kalau aku suka hujan??
Setelah semua percakapan itu, tak pernah cukup kukatakan aku suka hujan..
Jangan katakan  kamu suka hujan di depanku.. Karena tidak ada pencinta hujan sepertiku..

Aku benci gelap.. Tapi tidak dengan kegelapan yang dibawa hujan ketempatku..
Aku tidak suka laut.. Tapi bisa berlama-lama di bawah rintik hujan..
Aku tidak bisa naik gunung.. Tapi kita punya kenangan di atas sana..
Paru-paruku terlalu sensitif terhadap hujan..
Tapi, aku tetap suka hujan walaupun menyakitkan..

Kalian tahu aku suka hujan.. Semua orang tahu… Kecuali dia..
Hujanku tidak pernah sadar,, seseorang disini selalu suka memandangnya berlama-lama..
Karena aku selalu bersembunyi dititik ini seperti biasa..
Jangan fikir aku benci karena tak kusapa..
Aku hanya takut kamu melihatku tidak bisa mengendalikan diri dihadapanmu..
bisakah kamu pura-pura tidak melihat ke arahku?
Aku ingin melihatmu dari titik ini sesuka hatiku... Hanya itu..

Aku bingung konsep Tuhan mempertemukan kita itu apa..
Apa hanya untuk berputar-putar dikeheningan abu-abu??

Untukmu, tuan sok maha tahu..
Jangan terlalu sibuk menerka..

Akan kuberi tahu saat kau bertanya..