Senin, 11 April 2016

Kepada hati yang kadang keliru,, terlalu sering salah..

Ada seseorang..  Yang terlalu kuinginkan..
Terlalu berlebihan untuk sangat diinginkan???? Mmmm,,, mungkin??? Ya elah,, tapi emangnya siapa yang marah?? Paling emma’nya yang marah.. Atau monyetnya yang selalu bergelantungan dilengannya yang merupakan tempat favoritku?? Yuhuuuuuu.. Gue pikirin juga kaga’.. hahaha…

Kamu duduk di dekatku.. seeeeetiap hari.. Berkeliaran di sekitarku setiap waktu.. Entah itu pagi,, bahkan malam.. Entah itu siang,, kadang sore.. Lantas gagasan bodoh apa yang membuatmu berfikir aku menyukai orang lain?? Menyukai temanmu?? Yang bahkan berbicara denganku saja tidak pernah?? Hei tuan sok maha tahu,, ketahuilah dari awal hanya kamu.. Tapi kamu dan ke sok tahuanmu itu,, meninggalkanku dengan kebingungan yang sampai sekarang tidak bisa kupecahkan.. Kadang kau buatku lebih berharga dari pada monyetmu,, tapi kadang kau terasa sering kali meninggalkanku bermil-mil jauhnya di belakang..

Apa maumu hati yang terlalu sering menerka?
Berhentilah membuat kesimpulan-kesimpulan aneh tidak masuk akal yang hanya ingin kau percaya.. Karna sesuatu itu hanya ada di ruang imajinasimu cantik..
Ku beri tahu padamu yaaah wahai hati yang kadang keliru..
Dia hanya menganggapmu teman biasa.. Yang sangat biasa.. Bahkan terlalu biasa..
Berhentilah menunggu.. Karena dia tidak akan pernah pulang..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar